Dandim 0815/Mojokerto Bahas Persiapan

HANTANEWS Mojokerto – Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., menggelar rapat koordinasi persiapan launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bersama para kepala desa se-Kabupaten Mojokerto di Pendapa Griya Paramita Cikaran, Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (08/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Mojokerto Abdulloh Muhtar, S.Sos., M.M., serta puluhan kepala desa yang pembangunan KDKMP di wilayahnya telah rampung.
Dalam arahannya, Letkol Inf Abi Swanjoyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala desa atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan sehingga pembangunan KDKMP di wilayah Mojokerto dapat berjalan lancar dan mencapai progres yang membanggakan.
“Keberhasilan pembangunan KDKMP ini tidak lepas dari peran serta dan dukungan seluruh kepala desa. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja sama yang sudah terjalin selama ini”, ujarnya.
Ia menjelaskan, Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu daerah yang dinilai cepat dalam pelaksanaan pembangunan KDKMP dan masuk dalam wilayah yang dipersiapkan untuk pelaksanaan launching nasional.
Menurutnya, percepatan pembangunan tersebut menjadi peluang bagi desa-desa di Mojokerto untuk lebih dahulu mengoperasionalkan KDKMP dibanding daerah lain. “Ini menjadi kesempatan yang baik bagi desa-desa di Mojokerto karena nantinya KDKMP dapat segera dioperasionalkan untuk mendukung perekonomian masyarakat desa”, ungkapnya.
Dalam rakor tersebut, Dandim 0815/Mojokerto juga meminta dukungan para kepala desa untuk membantu pengawasan serta percepatan penyiapan sarana pendukung menjelang pelaksanaan launching.
Selain membahas kesiapan launching, Letkol Inf Abi Swanjoyo turut memaparkan tujuan utama pembentukan KDKMP sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membantu petani, serta memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok.
Ia menjelaskan, keberadaan KDKMP diharapkan mampu menekan disparitas harga berbagai komoditas dan produk subsidi yang selama ini terjadi akibat panjangnya rantai distribusi. “KDKMP hadir untuk membantu masyarakat desa. Harapannya harga kebutuhan pokok lebih terkendali, petani mendapatkan keuntungan yang layak, dan masyarakat juga memperoleh harga yang lebih terjangkau”, terangnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa koperasi tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat distribusi dan penggerak ekonomi desa, termasuk mendukung penyimpanan hasil pertanian serta distribusi logistik di wilayah. Dalam kesempatan itu juga dibahas mekanisme operasional KDKMP, termasuk penyiapan tenaga kerja dan pengelolaan gerai koperasi agar dapat berjalan optimal saat mulai beroperasi nantinya.
Rapat koordinasi berlangsung penuh antusias terlebih saat memasuki sesi tanya jawab, diharapkan melalui kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah desa dalam menyukseskan program KDKMP di Kabupaten Mojokerto. (Ricky)





