TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli Berikan Penyuluhan

HANTANEWS Bangli – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan ideologi masyarakat melalui kegiatan nonfisik.

Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan dalam penyuluhan tentang bahaya terorisme dan paham radikalisme yang diberikan kepada masyarakat, Pecalang, serta anggota Linmas Desa Serai, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Penyuluhan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan TMMD Ke-129 TA 2026 ini menghadirkan narasumber Kapten Cke I Komang Gita, yang memberikan pemahaman mengenai ancaman terorisme, bahaya penyebaran paham radikalisme, serta pentingnya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai bentuk pengaruh yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata program nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan wawasan kebangsaan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta membangun ketahanan masyarakat dari berbagai ancaman yang dapat merusak nilai-nilai Pancasila, persatuan, dan kehidupan bermasyarakat. Sejalan dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan menangkal berkembangnya paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.
Dalam penyampaiannya, Kapten Cke I Komang Gita menjelaskan bahwa terorisme dan radikalisme merupakan ancaman nyata yang dapat menyasar siapa saja melalui berbagai media, termasuk perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu kritis dalam menerima informasi, menjaga persatuan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Selain memberikan materi mengenai karakteristik dan bahaya paham radikal, penyuluhan juga menekankan pentingnya peran masyarakat, Pecalang, dan Linmas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan wilayah. Sinergi antara aparat TNI, Polri, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P menyampaikan bahwa sasaran nonfisik memiliki peran yang sama pentingnya dengan pembangunan fisik karena bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkokoh ketahanan nasional dari tingkat desa.
“Melalui penyuluhan ini kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya terorisme dan paham radikalisme sehingga mampu menjadi benteng pertama dalam menjaga keamanan lingkungan. TMMD bukan hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga membangun karakter, wawasan kebangsaan, serta semangat persatuan masyarakat. Inilah makna dari tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” ujar Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang mengikuti penyuluhan. Para peserta menilai materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan tentang langkah-langkah pencegahan terhadap penyebaran paham radikal sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Salah seorang warga peserta penyuluhan mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian TNI yang tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memberikan edukasi yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kami merasa mendapatkan wawasan baru mengenai bahaya terorisme dan radikalisme. Penyuluhan ini membuat kami lebih memahami pentingnya menjaga persatuan, saling mengingatkan antarwarga, dan bekerja sama dengan aparat keamanan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Kami sangat mengapresiasi kegiatan TMMD yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap salah seorang warga penerima manfaat.
Melalui pelaksanaan kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bahaya terorisme dan paham radikalisme, TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran, wawasan kebangsaan, dan kualitas sumber daya manusia. Dengan semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI bersama rakyat, masyarakat diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
Program TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, TNI AD akan terus memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai fondasi utama dalam mewujudkan desa yang aman, maju, mandiri, dan sejahtera. (Ricky)



SUSU UNTUK MBG BERMINAT HARGA PM ME