Kodim Surabaya Gelar Sisrendal Binter TA 2026

Hantanews Surabaya – Komando Distrik Militer (Kodim) Surabaya menggelar kegiatan Sistem Perencanaan dan Pengendalian Pembinaan Teritorial (Sisrendal Binter) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Makoramil Tegalsari ini berlangsung pada Senin (8/6/2026)
Kegiatan itu dihadiri oleh Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav Ivan Alva, S.Sos., Pjs Kasdim Surabaya Mayor Inf Sumarji, para Danramil, Perwira Staf, Batituud, serta seluruh Babinsa jajaran Kodim Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, sambutan Komandan Kodim (Dandim) Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya dibacakan oleh Pjs Kasdim Mayor Inf Sumarji. Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Korem Surabaya yang hadir untuk menilai pelaksanaan program di wilayahnya.
“Kami memandang kegiatan Wasev ini sebagai kesempatan yang sangat berharga untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program Binter yang telah dilaksanakan, sekaligus sebagai sarana koreksi, konsultasi, dan penyempurnaan terhadap berbagai aspek perencanaan, pelaksanaan, pengendalian maupun pelaporan kegiatan pembinaan teritorial,” ujar Mayor Sumarji.
Dandim juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal dengan menyiapkan data administrasi yang lengkap dan memberikan informasi yang objektif. Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud kesamaan persepsi, peningkatan profesionalisme, serta sistem perencanaan yang semakin baik demi terciptanya wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
“Arahan dan masukan dari Tim Wasev hendaknya dijadikan bahan perbaikan dan peningkatan kinerja satuan ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kasiter Korem Surabaya Kolonel Kav Ivan Alva membacakan amanat Komandan Korem (Danrem) yang menegaskan bahwa sistem pertahanan Indonesia disusun dalam konsep pertahanan semesta. TNI Angkatan Darat memiliki kewajiban melaksanakan pemberdayaan wilayah melalui pembinaan teritorial sesuai Doktrin Kartika Eka Paksi.
Amanat tersebut menjelaskan bahwa Pembinaan Teritorial (Binter) merupakan fungsi utama yang bersifat menyeluruh, bertujuan menyiapkan potensi nasional menjadi kekuatan pertahanan. Hal ini membutuhkan sinergi yang kuat antara satuan kewilayahan dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
“Oleh karena itu, diperlukan Sisrendal Binter yang mampu mengintegrasikan kepentingan pertahanan negara dengan kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sisrendal Binter sendiri mencakup berbagai produk teritorial, mulai dari Petunjuk Teritorial (Jukter), Analisa Potensi Wilayah (Anpotwil), Analisa Potensi Pertahanan (Anpothan), Rencana Pembinaan Teritorial (Renbinter), hingga Program Pembinaan Teritorial (Progbinter).
Di akhir amanatnya, Danrem berharap jalinan kerja sama yang harmonis antara TNI AD dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan tema kegiatan tahun ini, yaitu “Menyelaraskan Sisrendal Binter dengan Program Pemerintah Daerah guna Menciptakan TNI AD yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.”(Amelia)



SUSU UNTUK MBG BERMINAT HARGA PM ME