Babinsa Bersama warga Desa Jaga Tradisi Dan Budaya

HANTANEWS LABUHA – Tradisi Gotong royong atau yang lebih dikenal masyarakat Maluku Utara khususnya Masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan dengan sebutan Babari, Gotong royong atau Babari yang merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan tetap dilestarikan meski Zaman yang terus Mengubah kebiasaan dan budaya secara tidak langsung, Tradisi Gotong royong pun dipertunjukkan oleh Babinsa serda Jetro Tabatia bersama Warga desa Wayaloar kecamatan Obi Selatan, yang bersama sama membangun dan mendirikan tiang rumah serta menyusun rangka bangunan dari kayu, bangunan tersebut milik bapak Papadak Ruwau yang juga warga desa Wayaloar, Selasa (01/03/2022)
Budaya dan tradisi Gotong royong atau Babari yang ada dimasyarakat Kabupaten Halmahera Selatan tetap dilaksanakan oleh sebagian warga, tetapi oleh perkembangan zaman Budaya dan tradisi gotong royong telah mulai ditinggalkan oleh warga,
Melalui Program Mutiara Pattimura yang juga merupakan bentuk Komunikasi Sosial Atau Pembinaan Teritorial dan perekat Bangsa sebagai sarana mempersatukan TNI dan Warga untuk saling Menjaga, baik segi Kamtibmas, Toleransi, Gotong royong dan Mengembangkan Potensi masyarakat untuk membantu setiap kesulitan yang ada di Masyarakat.
Babinsa Serda Jetro Tabatia dan Warga terlihat saling bahu membahu membangun dan menyusun rangka bangunan rumah milik Bapak Papadak Ruwau dengan cepat,
Pemilik bangunan bapak Papadak Ruwau pun berterima kasih atas keterlibatan personil Koramil 1509-02/Obi yang juga Babinsa di desa Tersebut, ” Terimakasih untuk bapak babinsa karena telah membantu saya untuk membangun kerangka rumah saya, dan saya sangat senang akan kehadiran babinsa, dengan adanya babinsa kami pun bisa dengan cepat menyelesaikan dengan cepat, warga desa pun merasakan demikian”, ucap Papadak Ruwau
Sementara itu ditempat lain pjs Danramil Kapten Czi Mustamin ikut mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Babinsa desa Wayaloar yang juga personil Koramil 1509-02/Obi, “Kegiatan yang dilaksanakan oleh babinsa itu bentuk pengaplikasian Program Mutiara Pattimura sebagai pembinaan teritorial (Binter), Saya juga turut mengucapkan rasa terimakasih untuk babinsa serda Jetro Tabatia yang telah ikut membantu warga desa binaannya yang mengalami kesulitan, serta Telah berkontribusi dalam menjaga tradisi dan budaya gotong royong, yang merupakan warisan dari nenek moyang kita, tetaplah menjaga tradisi gotongroyong”, ucap Kapten Czi Mustamin saat dikonfirmasi melalui via telpon (RICKY)





