RAPAT PEMBAHASAN PEMBERLAKUAN PPKM LEVEL 4, 3 DAN 2 DI KOTA SORONG WILAYAH PROPINSI PAPUA

HANTANEWS SORONG –
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E, M.Tr (Han) bersama Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing, S.Ik, M.Si dampingi Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Muhammad Lakotani, S.H, M.Si, melaksanakan Rapat dengan membahas pemberlakuan PPKM Level 4, 3 dan 2 di Kota Sorong, wilayah Provinsi Papua Barat, dihadiri oleh KS Koarmada III Laksamana TNI, Yeheskiel Katiandagho, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri, Wadan Lantamal XIV Sorong, Kolonel Laut (P), Yohanes Yulius Tamoni, Wadan Pasmar III, Kolonel Mar. Aging Trisnanto, S.E, Aspotmar Pangkoarmada III, Kolonel Mar Budiarso S.E,
Walikota Sorong, Drs. Ec. Lambertus Jitmau, MM, Wakil Bupati Sorong, Drs. Suko Harjono, MM, Wakil Bupati Sorong Selatan, Drs. Alfons Sesa., M.M Dir Polairud Polda Papua Barat, Kombes Pol Dody Utomo, S.Ik, Asops, Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Lucky Avianto, Aslog Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Aulia Dwi Nasrullah, Aster Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan, serta pejabat Polda Papua Barat, Kasiter Kasrem 181/PVT Kolonel Arm Djoko Sujarwo, Kasi Intel Kasrem 181/PVT
Kolonel Arh Dony Indiawan,
Kabiro Umum Provinsi Papua Barat, Yohanes Nauw, Kabid Darurat dan Logistik Provinsi Papua Barat, Agus Saiful, Dandim 1802/Sorong, Letkol Inf Budiman, S.E., M.I.Pol., M.M, Dandim 1805/RA, Letkol Inf Stevie Joan Klots, Dandim 1807/Sorong Selatan Letkol Inf Batara Alex Bulo, Dandim 1809/Maybrat, Letkol Inf Hary Ismail, Dandenpom XVIII/1 Sorong, Letkol Cpm. Irianto, Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.I.K., MH, Kapolres Kab. Sorong, AKBP Robertus A. Pandiangan, S.I.K,M.K, Kapolres Sorong Selatan, AKBP Sahat Maruli Siregar S.H, Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre Julius William Manuputty, di Balairoom Hotel Vega, Jl. Frans Kaisepo, Kelurahan Malaingkedi, Distrik Malaisimsa, Kota Sorong, Prov Papua Barat, Jumat (30/07/2021)
Wakil Gubernur Papua Barat, Muhamad Lakotani, S.H.,M.Si mengatakan, ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk mengurus rakyat dalam mengatasi pandemi ini, sehingga penyebaran Covid-19 bisa dihentikan dengan dilakukannya pelaksaan protokol kesehatan.
Ada 2 Level tertinggi kasus Covid di Papua Barat diantaranya, Kota Sorong dan Kab. Manokwari karena aktifitas pemerintahan dan aktifitas publik paling banyak di dua daerah ini, maksud dan tujuan pertemuan kita ini, untuk menekan penyebarannya, tentunya ada saran dan masukan bagi semua yang hadir di sini, untuk mengendalikan situasi ini.
Sementara itu, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) menyampaikan, “Kami datang ke sini intinya adaalh tugas berat, untuk melaksanakan intervensi pelaksanaan PPKM ini, semoga bisa kita turunkan dari level 4 ke level 3, bekerja sama, bersinergi dan bahu membahu dalam mengatasi masalah pandemi ini, semua negara, ahli kesehatan berpikir jangan sampai krisis kesehatan menjadi krisis ekonomi. seluruh negara berebut untuk mendapatkan vaksin, dan kita bersyukur Indonesia bisa mendapatkan vaksin.
Selanjutnya, “Kita harus mengambil langkah langkah cerdas dalam mengatasi masalah ini, sehingga tidak terjadi peningkatan penyebarannya, senjata diri kita selain imun dan minum vitamin, kita harus persenjatai dengan vaksin, untuk itu mari kita bekerja sama mengatasi penyebaran virus ini.”
Kas Koarmada III Laksma TNI, Yeheskiel Katiandagho, S.E., M.M., M.H menyampaikan, “Kami sekarang melaksanakan program pemerintah sesuai dengan instruksi Presiden untuk mengatasi pandemi ini dengan melaksanakan serbuan vaksin ke masyarakat.
dengan gunakan jenis vaksin sinovac, khususnya di Armada III beserta jajarannya, di Pulau pulau yang tidak bisa di jangkau.
Selanjutnya, ” Kami perlu membangun kesadaran masyarakat kita bisa mengatasi virus ini. Selain itu, kita harus perangi virus ini dan perangi hoaks yang tersebar di media sosial dan lingkungan tentang virus corona ini.”
Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.IK., M.SI menyampaikan, “Kita perlu intervensi dalam mengatasi pandemi ini, karena menerapkan PPKM sangat berat dan taruhannya ekonomi masyarakat, kalau kita melakukan perketatan di setiap daerah maka imbasnya kepada masyarakat, kita pejabat di berikan dana dan prasarana untuk digunakan mengatasi kendala masyarakat, terutama masalah kesehatan dan pendidikan. jangan cuek dengan penanganan Covid-19 ini, tetapi harus konsen dalam mengatasi pandemi ini. Sistem penanganan Covid bukan hanya dari pemerintah daerah ataupun dari institusi lain, tetapi kita harus bersama sama mengatasi penanganan pandemi ini, dengan adanya level 4 di harapkan, lebih ketat lagi dalam pengawasan mobilitas penduduk.”
Sementara itu, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) secara virtual menyampaikan, Kodam XVIII/Kasuari sudah melakukan survei untuk mencari benang kusut ini, “Saya perintahkan para Dandim untuk mengecek di setiap rumah sakit, di temukan KTP pasien bukan warga Kota Sorong.
Kegiatan ini intinya bersama sama mencari jalan keluar dalam penanganan pandemi dan meluruskan benang kusut. wilayah kita ini kepulauan, kita harus bersinergi dan berkordinasi, intinya kita setuju, bersinergi dan berkomitmen dengan menghentikan penyebaran Covid-19 di wilayah Papua Barat. (RICKY/Penrem 181)





