WIWIN WARGA DUSUN SUBOH KECIL HEMBUSKAN NAFAS TERAKHIR PASCA VAKSIN ZINOVAC

HANTANEWS.ONLINE SITUBONDO, JATIM –
Percepatan Imunisasi Vaksinasi Covid – 19, seluruh Warga Negara Indonesia wajib untuk mengikuti anjuran Pemeritah pusat, daerah dan dinas kesehatan, untuk melaksanakan suntik vaksin ZINOVAC tahap II dengan transparan serta mencegah penularan Virus Covid -19 di Puskesmas Suboh Kamis (10/06/2021)
Namun naas, Wiwin berkelamin wanita warga RT 2/ RW 4 Dusun Suboh Kecil, Desa Suboh, Kecamatan Suboh meninggal dunii pasca menerima suntikan Covid-19 yang dilaksanakan Puskesmas Suboh, Almarhum sempat mengalami demam hingga sesak napas, belum di ketahui penyebabnya.
Informasi dari nara sumber saat di komfirmasi awak media mengatakan, “ Korban atau almarhumah Wiwin Karmila setelah terima Vaksin di Puskesmas Suboh pulang kerumah sesampai dirumah korban mengalami sesak nafas, lalu keluarga membawa Wiwin ke Puskesmas Suboh, sesampainya dipuskesmas petugas lakukan tindakan medis, karena kondisinya semakin parah dengan tubuh membiru maka pihak keluarga minta korban dirujuk ke RSU situbondo namun permintaan tersebut tidak cepat dilakukan oleh pihak Puskesmas Suboh sehingga korban menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas Suboh.
Keterangan nara sumber lainnya kepada awak media menjelaskan, “ Wiwin siang hari masih jalan dan segar-segar saja sempat ketemu teman dan bersenda gurau di Nonik Cafe (red – Desa Buduan, Kecamatan Suboh), sorenya mungkin sesak nafas terus dilarikan ke Puskesmas. pukul 16:00 WIB korban di nyatakan meninggal.” Ujarnya
Saat awak media mengkonfirmasi Kepala Desa Suboh, Fitriah tidak memberikan komentar apapun terkait warganya meninggal pasca iminusasi tahap kedua dengan Vaksin Zinovac.
Pasca meninggalnya wiwin saat imunisasi vaksin Covid – 19, Ketua BPD Desa Suboh,
Syaiful Haq atau pak rafi mengatakan, “Tolong jangan berkomentar apalagi seakan membela pihak kesehatan dulu, Soal Kronologis Kejadian, Penanganannya Saya Yang Tau ADA INTIMIDASI kepada warga APABILA TIDAK DI VAKSIN MAKA SEGALA BENTUK BANTUAN AKAN DICABUT.
Ketua BPD Desa Suboh Syaiful Haq mengatakan, Saya tetap menyalahkan dari pihak kesehatan dalam beberapa hal, saya berharap kepada pihak terkait untuk memanggil saya dipertemukan dengan pihak kesehatan agar ada titik temu dalam permasalahan ini.
Ipung Kepala Puskesmas Suboh,saat dikonfirmasi oleh awak media menanyakan terkait Rekam Medis atau Riwayat Kesehatan, Sudah ada rekam medik, tadi waktu Screening di meja 1 memang tidak ada keluhan serta pengakuan dari korban waktu ditanya, ternyata dari pihak keluarga bilang, korban mempunyai Riwayat Sesak Nafas waktu di UGD.
“ Seandainya korban sebelum di Vaksin berkata dengan jujur kalau mempunyai riwayat sesak nafas, tentunya pihak kami Puskesmas Suboh tidak akan melakukan penyuntikan imunisasi vaksin Zinovac tersebut, sebab kami tidak ngawur, sudah sesuai Protap, S.O.P, Juknis.” imbuhnya.
Kami harap dengan kejadian ini, menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Suboh jika ditanya petugas harap menjawab dengan jujur.” Pintanya.
Kapuskesmas Suboh mengatakan, “Mengenai meninggalnya saudara wiwin Sementara belum bisa dipastikan kematianya berhubungan dengan vaksin tersebut, butuh analisis dari dokter spesialis dikarenakan jarak waktu penerimaan sudah lebih dari 3 jam.” pungkasnya.
(Ujik/Yon).





