HANTANEWS SURABAYA – Di wilayah Kecamatan Bubutan Surabaya, Babinsa Kelurahan Alun-Alun Contong Koramil 0830-04/Bubutan, Sertu Suwarno, menghadiri kegiatan Pawai Ta’aruf Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kecamatan Bubutan yang berlangsung, Minggu (18/10/2026).
1001962405.jpg
1001962405.jpg
Kegiatan  tersebut diikuti para santri TPQ dari berbagai wilayah di Kecamatan Bubutan. Titik awal kegiatan berada di Jalan Masjid Pasar Tembok Dukuh, sedangkan titik akhir sekaligus lokasi berkumpul peserta berada di halaman Kantor Polsek Bubutan, Jalan Raden Saleh Nomor 2, Surabaya.

Pawai Ta’aruf mulai diberangkatkan melewati rute Jalan Pasar Tembok, Jalan Kranggan, dan Jalan Bubutan. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bentuk syiar Islam sekaligus upaya menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan santri sejak usia dini.

Kehadiran Sertu Suwarno bersama anggota Koramil 0830-04/Bubutan menjadi wujud dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda di wilayah binaan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakapolsek Bubutan, Sekretaris Kecamatan Bubutan, keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Bubutan, serta para peserta pawai dan santri TPQ.

Babinsa Kelurahan Alun-Alun Contong, Sertu Suwarno, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, dan semangat persatuan kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan Pawai Ta’aruf ini, kita berharap anak-anak semakin bersemangat dalam belajar agama, mencintai Al-Qur’an, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia. Kami dari Koramil 0830-04/Bubutan sangat mendukung kegiatan positif yang dapat memperkuat kebersamaan dan kerukunan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai moral, memperkuat persatuan, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Oleh karena itu, dukungan dari keluarga, lembaga pendidikan keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar generasi muda tumbuh dengan karakter yang kuat.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. Melalui keterlibatan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan tokoh agama semakin kuat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, damai, serta kondusif. (Ricky)