June 6, 2026

Hanta News Online

Aktual Dan Terpercaya

Kodim 1015/Sampit Hadiri Musda Majelis

HANTANEWS Kotawaringin Timur-

Dandim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari., S.H yang diwakili oleh Danramil 1015-08/Mbk Kapten Arh Sutomo menghadiri kegiatan Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia Kab. Kotim Tahun 2021 yang bertempat di Aula Masjid Islamic Center, Sabtu (11/12)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kotim, Sekda Kab. Kotim, Dandim 1015/Spt yg diwakili oleh Danramil 1015-08/Mbk., Kapolres Kotim diwaklili oleh Akp Agung., Ketua MUI Kab. Kotim Bapak Amrulah, Ketua MUI Prov. Kalteng., Kepala Kementerian Agama Kab. Kotim, Tokoh Agama Bapak Thamrin Nor, Pengasuh Ponpes., Para Ustad/ Ustajah, Para Peserta Musda perwakilan dari Kec. Mb Ketapang, Kec. Baamang, Kec. Antang Kalang serta undangan lainnya sekitar 81 orang

Danramil 1015-08/Mbk Kapten Arh Sutomo berharap agar seluruh rangkaian pelaksanaan musda, tetap mengedepan Protokol Kesehatan

“Saya Mengucapkan selamat melaksanakan Musyawarah Daerah MUI Kabupaten Kotim. Namun saya tetap meminta agar semua Peserta dan Panitia Musda tetap memperhatikan Protokol Kesehatan dalam setiap kegiatan,” ujar Danramil 1015-08/Mbk Kapten Arh Sutomo

Secara Terpisah Dandim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari., S.H menuturkan bahwa MUI adalah rumah besar umat Islam yang diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan umat sekaligus berperan sebagai penyejuk umat, sehingga kehidupan umat beragama dapat kondusif, aman dan damai.

Dandim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari., S.H menambahkan Dalam hal hubungan kerjasama dalam masyarakat, Dandim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari., S.H menyampaikan sebagai umat beragama harus mencontoh lima jari yang ada ditangan. Jika kelima jari itu dapat saling bekerja sama dan menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, maka kehidupan masyarakat di Kab. Kotim akan baik pula.“Ibu jari melambangkan ulama, jari telunjuk melambangkan pemerintah, jari tengah melambangkan hakim dan aparat penegak hukum, jari manis melambangkan para aghniya atau orang-orang kaya, dan jari kelingking yaitu orang yang tidak mampu atau fakir miskin,” jelas Dandim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari., S.H. (RICKY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *