HANTANEWS Bangli – Pengerjaan sasaran fisik pembangunan empat titik dinding penahan tanah (DPT) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, kini memasuki tahap akhir.

Dari empat titik yang dikerjakan, satu titik telah selesai 100 persen, sementara tiga titik lainnya terus dikebut hingga mencapai penyelesaian maksimal sebagai penunjang pembangunan rabat beton yang menjadi akses utama masyarakat.

Pembangunan DPT tersebut merupakan bagian penting dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan memperkuat struktur tanah di sepanjang lokasi pembangunan rabat beton agar lebih kokoh, aman, dan memiliki daya tahan terhadap potensi longsor, khususnya di wilayah dengan kontur berbukit seperti Desa Sekardadi.

Sejak dimulainya pelaksanaan TMMD Ke-129 TA 2026, personel Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli bersama masyarakat setempat terus bekerja secara gotong royong. Kebersamaan antara prajurit TNI dan warga terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pengangkutan material, pemasangan batu, hingga proses pengecoran, sehingga progres pembangunan berjalan sesuai target.

Keberadaan DPT di sepanjang jalur rabat beton diharapkan mampu meningkatkan keamanan infrastruktur yang sedang dibangun sekaligus memperpanjang usia jalan yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari akses pertanian, distribusi hasil kebun, hingga mobilitas warga.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf Yugi Prasetya, S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa pembangunan DPT merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan rabat beton karena berfungsi menjaga kestabilan konstruksi jalan.

“Pengerjaan empat titik DPT terus menunjukkan progres yang sangat baik. Satu titik telah selesai 100 persen dan tiga titik lainnya segera menyusul. Kami optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan personel Satgas bersama masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan tema ‘TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa’,” ujar Dansatgas.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya sasaran fisik, melainkan juga dari tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan hasil pembangunan demi kepentingan bersama.

Pembangunan empat titik DPT menjadi bukti nyata bahwa program TMMD tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, setiap sasaran pembangunan dikerjakan secara efektif dengan mengedepankan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong.

Program TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli di Desa Sekardadi diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di daerah. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi wujud nyata pengabdian TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ricky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *