July 16, 2026

Hanta News Online

Aktual Dan Terpercaya

Dukung Ketahanan Pangan Melalui Program Unggulan

HANTANEWS Bangli – Selain mengerjakan berbagai sasaran fisik dan nonfisik, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1626/Bangli juga melaksanakan sasaran tambahan yang merupakan Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), yakni kegiatan ketahanan pangan melalui budidaya sayur pakcoy di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada lahan seluas 15 are milik I Nyoman Siram. Sebelum proses penanaman dilakukan, personel Satgas TMMD melaksanakan pengolahan lahan dengan membajak dan menggemburkan tanah. Pekerjaan dilakukan secara gotong royong menggunakan dua metode, yakni secara manual dan dengan bantuan traktor, sehingga kondisi lahan siap untuk ditanami.

Pengolahan lahan menjadi tahapan penting dalam budidaya pakcoy karena berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Tanah yang gembur mampu mendukung perkembangan akar, meningkatkan penyerapan unsur hara, serta menciptakan kondisi yang lebih baik bagi tanaman untuk tumbuh secara optimal.

Pemilihan tanaman pakcoy sebagai komoditas ketahanan pangan didasarkan pada sejumlah keunggulan yang dimiliki. Pakcoy dikenal sebagai tanaman hortikultura yang mudah dibudidayakan, memiliki masa panen relatif singkat, yakni sekitar 30 hingga 45 hari, serta mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Selain itu, tanaman ini juga kaya akan kandungan vitamin dan serat sehingga menjadi salah satu sayuran yang banyak diminati masyarakat.

Dengan karakteristik tersebut, budidaya pakcoy dinilai cocok dikembangkan sebagai salah satu upaya mendukung ketersediaan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian.

Kondisi geografis Desa Sekardadi juga menjadi faktor pendukung keberhasilan budidaya tanaman tersebut. Berada di kawasan dataran tinggi dengan suhu udara yang sejuk, wilayah ini memiliki lingkungan yang sesuai bagi pertumbuhan pakcoy sehingga diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal.

Komandan Kodim 1626/Bangli sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129 TA 2026, Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa kegiatan ketahanan pangan merupakan bagian dari sasaran tambahan TMMD yang bertujuan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Selain melaksanakan pembangunan fisik dan kegiatan nonfisik, Satgas TMMD juga mengimplementasikan Program Unggulan KASAD di bidang ketahanan pangan. Pengolahan lahan untuk budidaya pakcoy ini merupakan langkah nyata dalam mendorong pemanfaatan potensi pertanian yang dimiliki Desa Sekardadi. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujar Letkol Inf Yugi Prastawa.

Melalui keterlibatan personel Satgas TMMD dalam setiap tahapan pengolahan lahan, program ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Kehadiran Satgas tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk memberikan nilai tambah melalui pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian.

Pelaksanaan sasaran tambahan ini sejalan dengan semangat TMMD yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program-program yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung.

Melalui pelaksanaan Program Unggulan KASAD di bidang ketahanan pangan, Satgas TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli diharapkan mampu mendorong pemanfaatan potensi pertanian di Desa Sekardadi secara optimal. Budidaya pakcoy yang didukung kondisi alam dataran tinggi diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan melalui sektor pertanian.
(Pendim 1626/Ricky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *