June 29, 2026

Hanta News Online

Aktual Dan Terpercaya

Kolaborasi Korem 081/DSJ Bersama Pemkot

Hantanews Madiun – Korem 081/DSJ bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus memperkuat sinergi dalam pengembangan potensi daerah. Terbaru, kolaborasi keduanya siap menghadirkan destinasi wisata baru berupa kawasan wisata heritage di Kota Madiun.

Destinasi tersebut akan memanfaatkan bangunan bersejarah bekas Rumah Tahanan Militer (RTM) yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut bahwa rencana pengembangan kawasan heritage itu merupakan wujud kepedulian dalam mendorong kemajuan Kota Madiun, terutama di sektor pariwisata.

“Kami dari pihak TNI Angkatan Darat, dari Kodam V/Brawijaya, berupaya bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan perkembangan Kota Madiun,” katanya kepada awak media di lokasi RTM, Senin (29/6/2026).

Kolonel Untoro mengungkapkan, kawasan bekas RTM nantinya akan menjadi bagian dari jalur wisata sejarah yang tengah disiapkan Pemkot Madiun. Rute tersebut direncanakan menghubungkan sejumlah bangunan bersejarah, mulai dari Balai Kota Madiun, gereja tua, bekas RTM, hingga kawasan Alun-Alun dan Pendopo Kabupaten Madiun.

Sebagai langkah awal, Korem 081/DSJ bersama Pemkot Madiun menggelar kerja bakti membersihkan area bekas RTM. Kegiatan itu dilakukan untuk mengetahui kondisi aktual bangunan sebelum dilakukan penataan maupun revitalisasi.

“Selama ini bangunan ini terbengkalai dan tidak dimanfaatkan. Bahkan kami sendiri ingin mengetahui secara menyeluruh kondisi bagian dalamnya. Ada informasi mengenai saluran atau terowongan yang konon terhubung ke gereja, tetapi itu masih perlu dibuktikan,” jelas Danrem

“Karena itu, hari ini kami bersama Pemkot melakukan pembersihan agar bisa mengetahui kondisi sebenarnya dan menentukan bagian mana yang perlu diperbaiki, ditata, atau direnovasi sesuai kebutuhan,” lanjutnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Bagus Panuntun mengatakan bahwa rencana pembangunan kawasan wisata heritage itu muncul karena melihat ada beberapa tempat di Kota Madiun yang sarat akan nilai sejarah.

“Jadi seminggu kemarin saya sama teman-teman melihat kondisi di wilayah sekitar Jl. Ahmad Yani dan Jl. Pahlawan, terus kami lihat ada salah satu bangunan sejarah Rumah Tanahan Militer. Sebelumnya kami juga sudah komunikasi dengan pak Danrem, pak Pangdam, sama pak Dandim, intinya bahwa RTM ini kita bersihkan sama-sama agar punya potensi untuk mendatangkan wisatawan,” ungkapnya.

Dalam prosesnya nanti, pihaknya ingin mengembalikan kawasan itu sesuai karakter aslinya agar memiliki nilai sejarah yang kuat sekaligus menjadi destinasi wisata baru.

Bagus menambahkan, selain menjadi destinasi wisata sejarah, kawasan bekas RTM juga diproyeksikan menjadi lokasi favorit untuk kegiatan fotografi dan berbagai aktivitas wisata edukasi. Ia optimis, keberadaan kawasan heritage tersebut akan menjadi daya tarik baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Madiun.(Amelia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *