Babinsa Koramil 03/Tembuku Hadiri

HANTANEWS Bangli-Tugas pokok seorang Babinsa untuk selalu berada di tengah tengah rakyat baik dalam setiap kegiatan di Desa dan juga selalu memantau situasi dan kegiatan masyarakat di desa binaan.
Hal tersebut di lakukan oleh anggota Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serka I Putu Sutarga dalam menghadiri rapat tentang program kerja Desa Yangapi, Acara Rapat dibuka oleh Kepala Desa Bpk. Wayan Edi Korniawan yang isinya bawasanya kegiatan ini merupakan rapat rutin yang dilaksanakan sebulan sekali, tempat pelaksanaan di aula kantor Desa Yangapi, Kec. Tembuku, Kab. Bangli, Senin (21/11/2022)
Dalam menghadiri rapat tentang program kerja desa binaan tersebut, dalam kegiatan rapat bersama aparat Desa Yangapi dan warga masyarakat untuk membahas program kerja yang baru tentang program kerja yang harus di laksanakan dan kegiatan pembangunan seperti
pembuatan senderan beton jalan penghubung antar Desa Yangapi dengan Desa Tembuku Banjar Kedui. yang banyak di lalui oleh pengendara mobil dan motor menyebabkan tergerusnya got di jembatan tersebut yang mengunakan dana desa tersebut. Dalam kegiatan rapat tersebut Babinsa Serka I Putu Sutarha juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu menjaga hubungan yang harmonis dan selalu menjaga keamanan Desa Yangapi.
Dari Bendesa Adat Metra Drs. I Nym Rendah Setiawan. M.Pd mengungkapkan tentang pemekaran Desa Dinas yg sudah ada titik terang untuk wilayah Geografi dari desa Yangapi yang sangat luas dan wilayah memiliki 13 banjar perlu adanya pemekaran desa menjadi 2 desa yaitu 6 Banjar dan 7 Banjar. “Tuturnya
Kades Yangapi Bpk. Wayan Edi Korniawan mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu berperan aktif dalam setiap kegiatan di Desa dan juga ikut memberikan ide-idenya untuk membangun Desa Yangapi ini lebih maju lagi kedepannya,” kata Kades.
Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Arh. Sutrisno S.Sos.mengatakan, bahwa Babinsa harus selalu melekat dan wajib untuk menghadiri kegiatan yang ada ditengah masyarakat, baik bersifat kegiatan sosial, keagamaan ataupun pertemuan atau rapat dengan aparatur Desa.
“Hal tersebut untuk menjalin hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat, serta dapat memperkuat Birokrasi unsur pemerintahan desa, mengingat tanpa bantuan dan peran masyarakat tidak dapat menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya “, tegas Dandim. (Ricky)





