HANTANEWS Ujung Berung —
Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, MPICT., melaksanakan kunjungan kerja ke Yonzipur 9/Lang-Lang Bhuwana, Ujung Berung, Jawa Barat, Kamis (8/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung kondisi satuan sekaligus mempererat silaturahmi dan hubungan batin antara pimpinan dengan prajurit serta Persit.
Kedatangan Pangkostrad beserta rombongan disambut dengan laporan Komandan Batalyon
Letkol Czi Martin Novence, pengalungan selendang, pemberian buket bunga kepada Ketua Persit KCK Gabungan Kostrad Ibu Ira M. Fadjar, serta penampilan tari tradisional. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Rumah Sejarah, jajar kehormatan, foto bersama, serta paparan satuan oleh Danyonzipur 9/1 Kostrad.
Dalam kesempatan tersebut, Pangkostrad bersama Ketua Persit KCK Gabungan Kostrad meninjau pangkalan Asrama Yonzipur 9
Dalam arahannya, Pangkostrad menekankan pentingnya pembinaan satuan yang dilaksanakan secara konsisten, terarah, dan berkesinambungan guna meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan prajurit. Setiap prajurit dituntut memahami tugas dan tanggung jawab, memelihara kemampuan dasar keprajuritan, serta terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan seiring perkembangan teknologi dan tuntutan tugas.
“Integritas, loyalitas, dan komitmen harus menjadi landasan dalam setiap pengabdian. Jadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam kehidupan keprajuritan,” tegas Pangkostrad.
Pangkostrad juga menekankan pentingnya keberadaan museum atau Rumah Sejarah sebagai sarana untuk menjaga dan merawat nilai-nilai sejarah serta menanamkan semangat juang para pendahulu kepada generasi penerus.
“Teruslah berbuat yang terbaik untuk satuan, TNI, dan bangsa. Jaga kehormatan diri, keluarga, dan satuan. Laksanakan setiap tugas dengan tulus, profesional, dan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Pantang Menyerah, Tetap Semangat, dan Selalu Gembira dalam Tugas. (Penkostrad/Ricky).
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.