HANTANEWS SINGOSARI Pendiv2 -
Kunjungan kerja Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si. ke satuan Yonif 515/UTY menjadi momentum menyampaikan pesan kebangsaan tentang pentingnya menjaga optimisme, memperkuat ketahanan keluarga, serta menanam dan mengembangkan kembali nilai dasar pengabdian seorang prajurit kepada negara. (Banyuwangi, 28 Agustus 2026)

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda pembinaan satuan, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pimpinan dan prajurit untuk melihat berbagai persoalan yang dihadapi anggota, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan keluarga. Mengingat saat ini satuan Yonif 515/UTY direlokasi dari Tanggul Jember ke Banyuwangi dan masih dalam tahap pembangunan, maka Panglima menyempatkan diri untuk melihat sejauh mana perkembangan pembangunan beberapa fasilitas satuan.
Perkembangan teknologi informasi saat ini membuat masyarakat lebih khusus keluarga TNI dapat dengan mudah menerima berbagai informasi, termasuk narasi yang menggambarkan kondisi bangsa secara pesimistis. Dalam situasi tersebut, Panglima Divif 2 Kostrad mengajak prajurit dan keluarga untuk tetap berpikir jernih dan melihat kondisi bangsa secara objektif.
Indonesia masih memiliki banyak kekuatan yang patut disyukuri, salah satunya ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat yang masih relatif mudah diperoleh dibandingkan sejumlah negara lain yang sedang menghadapi konflik. Beliau mengingatkan agar prajurit tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat melemahkan semangat kebangsaan.
“Jangan mudah larut dalam informasi yang membuat kita kehilangan optimisme. Prajurit harus menjadi bagian dari solusi, memberikan ketenangan, dan menjadi contoh dalam menjaga persatuan serta kepercayaan masyarakat" jelas Panglima.
Selain menekankan profesionalisme prajurit, Panglima juga terhadap peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun generasi penerus.
Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Mereka adalah generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan bangsa kita. Karena itu, keluarga harus menjadi tempat pertama dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebaikan, jaga serta didiklah dengan baik”. tambah beliau.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima juga menerima masukan langsung dari prajurit terkait pembangunan dan peningkatan fasilitas satuan. Salah satu prajurit (Koptu Asmadi 40) menyampaikan harapan agar pembangunan klinik satuan dapat menjadi perhatian dan menjadi prioritas mengingat kesehatan adalah kebutuhan utama. Masukan tersebut menjadi bagian dari komitmen pimpinan dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta kesejahteraan prajurit dan keluarga. (Ricky)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.