HANTANEWS - Koarmada I mengerahkan unsur KRI Silas Papare-386 Satkor Koarmada I untuk melaksanakan pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) KM Kawal Jaya 9 yang hilang setelah mengalami tubrukan dengan kapal MCC Shenzhen di perairan timur laut Tanjung Berakit. Jumat (30/10/26).
1002017728.jpg
1002017728.jpg
Peristiwa yang terjadi pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 04.23 WIB tersebut mengakibatkan satu orang ABK terjatuh ke laut dan dinyatakan hilang, sementara 13 ABK lainnya berhasil selamat. Seluruh ABK yang selamat bersama kapal KM Kawal Jaya 9 telah dievakuasi dan selanjutnya sandar di Pelabuhan Kawal, Kijang, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Informasi kejadian diterima KRI Silas Papare-386 saat sedang melaksanakan patroli laut. Menindaklanjuti laporan tersebut, KRI Silas Papare-386 segera bergerak melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian guna mencari keberadaan ABK yang hilang. 

Selain itu, Prajurit KRI Silas Papare-386 juga menyebarluaskan informasi melalui komunikasi radio maritim Channel 16 kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi agar turut meningkatkan kewaspadaan serta membantu memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Saat ini, Prajurit KRI Silas Papare-386 masih terus melanjutkan upaya pencarian dengan mengoptimalkan patroli dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. 

Menurut Dispen Koarmada 1, keterlibatan unsur KRI dalam operasi tersebut menjadi wujud kesiapsiagaan Koarmada I dalam menghadapi berbagai situasi darurat di laut, sekaligus menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut untuk senantiasa hadir memberikan bantuan kemanusiaan serta menjaga keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia. (Ricky)