HANTANEWS SURABAYA – Kodam V/Brawijaya menggelar seminar pengusulan Mayjen TNI Soengkono sebagai Pahlawan Nasional di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Sabtu (7/11/2026). 
1002041467.jpg
1002041467.jpg
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta dari unsur TNI, akademisi, dan tamu undangan tersebut bertujuan mengkaji secara komprehensif rekam jejak perjuangan, jasa, serta nilai-nilai kepahlawanan Mayjen TNI Soengkono dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Seminar tersebut dipimpin oleh Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., M.Han., yang sekaligus bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo, S.Hub.Int., M.Hub.Int., Danrem 083/BJ Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., serta sejumlah pejabat Kodam V/Brawijaya dan jajaran satuan kewilayahan.

Dalam sambutannya, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya mengenang, menghargai, sekaligus melestarikan sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, Mayjen TNI Soengkono merupakan salah satu tokoh militer yang memiliki peran penting dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, terutama dalam berbagai perjuangan heroik di Jawa Timur.

Ia juga menyampaikan bahwa pengusulan Mayjen TNI Soengkono sebagai Pahlawan Nasional bukan sekadar bentuk penghargaan terhadap seorang tokoh sejarah, melainkan upaya memberikan pengakuan atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Nilai patriotisme, nasionalisme, keberanian, rela berkorban, serta pantang menyerah yang diwariskan menjadi teladan penting bagi generasi penerus.

Untuk memperkuat kajian pengusulan tersebut, seminar menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah dan akademisi. Materi pertama mengenai prosedur pengusulan calon Pahlawan Nasional disampaikan oleh Direktur Pemberdayaan Potensi dan Sumber Daya Alam, Dr. Salahudin Yahya, M.Si.

Selanjutnya, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya memaparkan peran Mayjen TNI Soengkono dalam berbagai peristiwa heroik untuk mempertahankan kemerdekaan. Pemaparan tersebut memberikan perspektif mengenai kontribusi kepemimpinan dan perjuangan militer dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia di tengah situasi perjuangan kemerdekaan.

Pembahasan kemudian dilanjutkan oleh Dekan Fisipol Unesa, Drs. Sumarno, M.Hum., yang mengulas biografi Mayjen TNI Soengkono. Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, Dr. Gayung Kasuma, memaparkan riwayat perjuangan serta nilai-nilai perjuangan yang dapat diwariskan kepada masyarakat dan generasi mendatang.

Melalui rangkaian pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai latar belakang kehidupan, perjalanan pengabdian, peran strategis, serta kontribusi Mayjen TNI Soengkono dalam sejarah perjuangan bangsa. Hasil pembahasan selanjutnya dirangkum oleh moderator sebagai bahan pemahaman bersama dalam mendukung proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional.

Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri, dilanjutkan ramah tamah yang diiringi penampilan Brawijaya Band. Seluruh rangkaian seminar berlangsung tertib dan aman, sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan kalangan akademisi dalam memperkuat pemahaman sejarah perjuangan bangsa.

Melalui seminar ini, Kodam V/Brawijaya berharap proses pengusulan Mayjen TNI Soengkono sebagai Pahlawan Nasional dapat didukung oleh kajian sejarah yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan. Lebih luas, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran sejarah, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta mewariskan nilai patriotisme dan pengabdian kepada bangsa dan negara bagi generasi penerus Indonesia. (Ricky)