HANTANEWS Surabaya – Jalan Mayjen Sungkono No.190, Dukuh Pakis, Surabaya, Senin (7/9/2026),
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir hadir dalam Ziarah Rombongan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut. Ziarah tersebut dipimpin Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letnan Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, bersama jajaran TNI dan unsur terkait.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat. Penghormatan kepada arwah para pahlawan, peletakan karangan bunga hingga doa bersama menjadi bagian dari penghormatan kepada para pejuang yang telah memberikan pengabdian terbaiknya. Di tempat itu pula, sejarah seolah berbicara tanpa suara, mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati generasi hari ini dibayar dengan keberanian dan pengorbanan.
Bagi Brigjen TNI Kohir, ziarah bukan sekadar tradisi setiap peringatan hari ulang tahun TNI. Ada pesan yang jauh lebih dalam. Makam para pahlawan menjadi tempat untuk kembali bercermin, bahwa menjadi prajurit bukan hanya tentang seragam dan pangkat, tetapi tentang kesediaan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.
“Ziarah ini mengingatkan kita bahwa apa yang kita nikmati hari ini merupakan buah dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Tugas kita adalah menghormati jasa mereka dengan melanjutkan perjuangan itu melalui pengabdian yang tulus dan terbaik kepada bangsa dan negara,” tegas Brigjen TNI Kohir.
Danrem menekankan, nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus hadir dalam keseharian prajurit. Keberanian, disiplin, loyalitas, semangat rela berkorban dan kecintaan kepada tanah air tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional serta kehadiran yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Pahlawan telah memberikan yang terbaik pada zamannya. Kini giliran kita memberikan yang terbaik pada zaman kita. Bentuknya mungkin berbeda, tetapi semangatnya tetap sama, yaitu berbuat untuk kepentingan bangsa dan rakyat,” ujarnya.
Menurut Danrem, tantangan pengabdian ke depan semakin kompleks sehingga tidak dapat dihadapi sendiri. Soliditas TNI dan sinergi dengan seluruh komponen bangsa menjadi kekuatan penting untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI. Prajurit harus mampu hadir di tengah masyarakat, mendengar, membantu dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
Melalui momentum HUT ke-81 TNI AL, Brigjen TNI Kohir berharap semangat penghormatan kepada para pahlawan tidak berhenti di area pemakaman, tetapi dibawa kembali ke tengah kehidupan dan tugas pengabdian. Dari pusara para pahlawan, para prajurit belajar bahwa usia pengabdian boleh berakhir, tetapi nilai perjuangan harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
(Penrem 084/Ricky)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.