HANTANEWS Bangli – Babinsa Desa Tamanbali Koramil 1626-01/Bangli, Sertu I Wayan Mahendra, melaksanakan pendampingan upacara Ngeruak pembangunan Jembatan Siganing yang menghubungkan Banjar Sidawa, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli, dengan Banjar Tanggahan Talang Jiwa, Desa Demulih, Kecamatan Susut. Sabtu (10/10/26).
1001928879.jpg
1001928879.jpg
Upacara Ngeruak merupakan tradisi adat masyarakat Bali yang dilaksanakan sebelum pembangunan dimulai sebagai bentuk permohonan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar seluruh proses pembangunan diberikan keselamatan, kelancaran, dan kerahayuan serta terhindar dari berbagai hambatan dan bahaya. Upacara ini juga bertujuan memohon izin secara niskala serta menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan lingkungan sekitar.

Babinsa Desa Tamanbali, Sertu I Wayan Mahendra, mengatakan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kegiatan pembangunan di wilayah binaan.

“Melalui pendampingan ini, kami berharap seluruh rangkaian pembangunan Jembatan Siganing dapat berjalan dengan aman dan lancar. Pembangunan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena dapat memperlancar akses transportasi dan menghubungkan dua wilayah, sehingga memudahkan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. 

Kami juga berharap semangat gotong royong dan kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang terlibat dapat terus terjaga,” ungkap Sertu I Wayan Mahendra.

Pembangunan Jembatan Siganing diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antara Banjar Sidawa, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli, dan Banjar Tanggahan Talang Jiwa, Desa Demulih, Kecamatan Susut. Keberadaan jembatan tersebut nantinya juga diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat serta memberikan kemudahan akses bagi warga kedua wilayah.

Salah seorang warga masyarakat yang mengikuti prosesi upacara Ngeruak mengatakan bahwa masyarakat menyambut baik dimulainya pembangunan Jembatan Siganing yang diharapkan memberikan manfaat bagi warga di kedua wilayah.

“Kami sebagai masyarakat sangat bersyukur dan mendukung pembangunan Jembatan Siganing ini. Kami berharap proses pembangunannya berjalan lancar, diberikan keselamatan dari awal hingga selesai, serta nantinya jembatan ini dapat mempermudah akses dan aktivitas masyarakat, baik untuk keperluan sehari-hari maupun menunjang perekonomian warga. Kami juga berharap semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat tetap terjaga demi kelancaran pembangunan jembatan ini,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa TNI AD melalui aparat kewilayahan akan terus mendukung program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan di wilayah binaan. Kami berharap pembangunan Jembatan Siganing dapat berjalan lancar dan nantinya mampu memperlancar akses transportasi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dandim.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, pembangunan Jembatan Siganing diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Tamanbali dan Desa Demulih, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Pendim 1626/Ricky)