HANTANEWS Mojokerto, - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan 3.395 Jembatan Garuda dan 3.000 pembangunan titik air bersih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia melalui video conference, Kamis (13/08/2026).

1001683430.jpg
1001683430.jpg
Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten diikuti secara serentak dari sejumlah daerah, menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen negara menghadirkan akses infrastruktur dasar bagi masyarakat hingga ke pelosok.

Di Kabupaten Mojokerto, kegiatan peresmian diikuti langsung Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara S.Hub.Int., M.Hub.Int., didampingi Dandim 0815/Mojokerto yang diwakili Kasdim Mayor Inf Suwadi, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, yakni Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Ayni Zuroh, S.E., Kapolres Mojokerto diwakili Kabaglog Polres Mojokerto Kompol Saadrun, Ketua Kajari Kabupaten Mojokerto, Fauzi, S.H., M.H., dan Ketua PN Mojokerto Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja, S.H., M.H.,serta unsur terkait lainnya. Kegiatan berlangsung di lokasi Jembatan Armco Perintis Garuda Dusun Sumberbendo Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran TNI dan Polri yang telah melaksanakan pembangunan infrastruktur dasar sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan jembatan dan sumber air bersih merupakan bentuk nyata kehadiran negara, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan jauh dari pusat-pusat kehidupan.

"Negara hadir untuk rakyat yang paling terpencil, rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik", tegas Presiden Prabowo. 

Presiden juga mengungkapkan rasa bangga dan haru melihat semangat gotong royong TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Menurutnya, keberadaan jembatan mampu memangkas kesulitan mobilitas masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan panjang, sementara pembangunan sumber air bersih memberikan solusi terhadap kebutuhan dasar warga yang selama ini mengalami keterbatasan akses air.

"Ini kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang bersatu, bangsa yang gotong royong, bangsa yang mampu menggali kekuatan kita sendiri untuk bekerja sebesar-besarnya bagi kemakmuran dan kebaikan rakyat", ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI dan anggota Polri yang telah bekerja siang dan malam dalam kondisi yang tidak mudah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa TNI dan Polri tidak memiliki cita-cita lain selain berbakti kepada rakyat dan negara. "Tidak ada cita-cita lain, tidak ada kehendak lain, kecuali berbakti untuk rakyatnya, berbakti untuk negaranya", tegasnya.

Secara nasional, Presiden meresmikan ribuan jembatan yang dibangun untuk kepentingan masyarakat, sekaligus pembangunan sumber air bersih sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Khusus di wilayah Kodim 0815/Mojokerto, pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bagian nyata dari program tersebut. Sebanyak 12 titik Jembatan Perintis Garuda telah dibangun dengan karakteristik berbeda, terdiri dari 1 jembatan Armco, 2 jembatan gantung dan 9 jembatan beton.

Keberadaan jembatan-jembatan tersebut memiliki arti strategis bagi masyarakat karena membuka dan memperlancar akses antardusun maupun antardesa, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Usai mengikuti prosesi peresmian oleh Presiden RI secara virtual, rombongan Forkopimda Kabupaten Mojokerto melanjutkan kegiatan dengan meninjau Jembatan Armco yang berada di wilayah Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan juga melaksanakan penebaran bibit ikan lele sebanyak 1,5 kuintal sebagai bagian dari upaya mendukung pemanfaatan potensi perairan sekaligus mendorong ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Momentum peresmian ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda bagian dari upaya menghadirkan negara di tengah masyarakat. Jembatan yang terbentang menjadi penghubung akses, membuka peluang ekonomi, memperlancar aktivitas warga, dan pada akhirnya menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ricky)