HANTANEWS Bangli – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1626/Bangli bersama Pemerintah Desa Sekardadi, masyarakat, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara VI Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar melaksanakan penanaman sebanyak 500 pohon mahoni di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Senin (11/8/2026).

Kegiatan penghijauan tersebut dilaksanakan pada lahan milik Desa Adat seluas kurang lebih 500 meter persegi serta di sepanjang lokasi jalan rabat beton yang menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD Ke-129. Penanaman pohon ini menjadi bagian dari upaya Satgas TMMD dalam mendukung kelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Sekardadi.

Penanaman melibatkan anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli, perangkat dan staf desa, masyarakat setempat, serta mahasiswa KKN Nusantara VI UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Seluruh peserta bahu-membahu menyiapkan lahan, membuat lubang tanam, menanam bibit mahoni, serta melakukan perawatan awal terhadap tanaman.

Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah desa, masyarakat, dan kalangan akademisi. Kolaborasi tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dari tingkat desa.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P mengatakan, penanaman 500 pohon mahoni merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas TMMD terhadap kelestarian lingkungan di wilayah Desa Sekardadi.

“Penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menghijaukan wilayah Desa Sekardadi sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat dirawat dan tumbuh dengan baik sehingga ke depan memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan pohon di sepanjang jalan rabat beton juga diharapkan dapat memperindah lingkungan sekaligus menciptakan kawasan yang lebih teduh dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut.

Selain memberikan manfaat ekologis, kegiatan penanaman pohon juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi salah satu karakter utama pelaksanaan TMMD. Kehadiran mahasiswa KKN dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat dilakukan secara bersama-sama melalui kolaborasi berbagai unsur.

Penanaman 500 pohon mahoni tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat TMMD Ke-129 dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”. Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kegiatan sosial, pemberdayaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan penghijauan ini, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli berharap masyarakat semakin memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dan menjadikan kegiatan menanam serta merawat pohon sebagai bagian dari budaya bersama. Dengan demikian, hasil pembangunan yang dilaksanakan selama TMMD dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan. (RICKY)